Para Hiu yang Unik-Basking Shark

Posted by tanpa nama On Senin, 18 Oktober 2010 0 komentar
Diantara semua jenis hiu, mungkin yang paling terkenal kedua setelah Great White Shark adalah Basking Shark. Tentu saja, ini bukanlah sebuah merk es krim Baskin n Robbin, tapi memang sebuah hiu yang penyebarannya hampir ada di seluruh dunia. Hadirin sekalian, perkenalkanlah, Basking Shark!



Taksonomi
Basking Shark seperti yang ditulis pada wikipedia, adalah hiu terbesar kedua setelah Whale Shark.
Saya menambahkan, apa yang dituliskan wikipedia dapat berlaku jika legenda Megalodon ternyata tidak ada atau Megalodon pernah ada, namun sudah punah. 

Lanjut mengenai Basking Shark, disebut Basking Shark karena sering dijumpai ketika makan dipermukaan, dan berjemur di permukaan air yang hangat.

Kata "makan dipermukaan" bukan berarti hiu tersebut naik ke daratan lantas memesan Big Mac di Mc Donald dan membayarnya di kasir. Tapi hiu tersebut terlihat dipermukaan air untuk makan plankton.

Beberapa contoh makanan Basking Shark

Adalah seorang Gunnerus yang pertama kali mendeskirpsikan dan memberi nama spesis tersebut tatkala ditemukan di Norwegia pada tahun 1765 ketika hewan tersebut diberi nama Squalus maximus.
Sebelum disahkan namanya Cetorhinus maximus dan Squalus maximus, beberapa ahli lain juga sempat memberikan nama. Tercatat ada delapan kali hiu tersebut berganti nama ilmiah dengan sembilan ahli yang telah memberi nama. Namun akhirnya, diputuskanlah nama ilmiah untuk Basking Shark sebagai Cetorhinus maximus, karena nama tersebut adalah yang paling tepat untuk mendekskripsikan Basking Shark. Dimana ketos berarti monster lautan atau paus, sedangkan rhinos yang berarti hidung. Maximus berarti raksasa atau besar. Dan kesemua kata tersebut berasal dari bahasa Yunani.

Lantas, jika digabung, apakah berarti artinya monster laut berhidung besar?

Hmm...sepertinya nggak begitu juga, sih. Maklum, saya bukan yang memberi nama.

Basking Shark rupanya dikenal juga dengan nama Sunfish atau Sailfish. Namun, di beberapa belahan Bumi, hiu ini juga memiliki beberapa nama lain selain Basking Shark, Sunfish dan Sailfish. Berikut adalah beberapa nama lain dari Basking Shark seperti yang tertulis pada web Florida Museum of Nature:
albafar (Portuguese), an liamhán gréine (Irish), beinhákarl (Icelandic), brugd (Swedish), brugda (Faroese), brugde (Danish), büyük camgöz (Turkish), büyükcamgöz baligi (Turkish), cação-peregrino-argentino (Portuguese), colayo (Spanish), dlugoszpar a. rekin gigantyczny (Polish), éléphant de mer (French), frade (Portuguese), gabdoll (Maltese), gobdoll (Maltese), jättiläishai (Finnish), kalb (Arabic), karish anak (Hebrew), koesterhaai (Afrikaans), k'wet'thenéchte (Salish), mandelhai (German), marrajo ballenato (Spanish), marrajo gigante (Spanish), peixe frade (Portuguese), peixe-carago (Portuguese), peixe-frade (Portuguese), peje vaca (Spanish), pèlerin (French), peregrino (Spanish), peshkagen shtegtar (Albanian), pez elefante (Spanish), pixxitonnu (Maltese), poisson à voiles (French), relengueiro (Portuguese), requin (French), requin pèlerin (French), reremai (Maori, reuzenhaai (Dutch), riesenhai (German), sapounas (Greek), squale géant (French), squale pèlerin (French), squalo elefante (Italian), tiburón canasta (Spanish), tiburón peregrino (Spanish), tubarão frade (Portuguese), and ubazame (Japanese).


Gigi-gigi yang ada pada rahang Basking Shark

Selain rahangnya yang mampu melebar, ciri-ciri khas lainnya dari Basking Shark ialah, insangnya yang hampir sepanjang kepalanya. Sirip ekor yang membentuk menyerupai bulan sabit menjadikan pembeda dari semua spesies yang ada. Demikian juga moncongnya yang berbentuk kerucut dan berukuran besar.



Insang yang panjang

Insangnya mampu melebar seiring melebarnya rahang

Selain itu, Basking Shark adalah hiu yang berbesar hati. Maksdunya disini, bukan berarti hiu ini sabar dan tawakal, melainkan memiliki hati yang sangat besar, memiliki ukuran 25% dari berat tubuhnya. 

Tapi yang perlu diketahui ialah, sekalipun hiu ini entah penyabar atau tidak, Basking Shark tergolong bukan pemburu manusia. Sebaliknya, hiu ini malah terancam punah oleh tangan manusia. Tidak diketahui jumlah pastinya, namun Basking Shark diburu karena minyak, sirip dan dagingnya. 

Sayangnya, terkadang manusia selalu mengkambing hitamkan hewan tertentu sebagai hewan buas. Padahal?

Sekalipun memiliki panjang yang lebih dari 12 meter, hiu tersebut berenang pelan ketika didekat permukaan air. 

Berbeda dengan beberapa spesies hiu lainnya, ketika berenang, Basking Shark menggerakkan tubuhnya dari sisi ke sisi. (tidak mengadalkan gerakkan ekor saja seperti beberapa spesies hiu lainnya). Kecepatan berenangnya pun tergolong pelan. Sekitar 5 kilometer per jam saja.

Lalu, daerah mana sajakah yang menjadi persebaran hiu tersebut?

Seperti yang telah saya tuliskan diatas, Basking Shark adalah hiu yang termasuk spesis kosmopolitan. Artinya, bisa ditemukan di hampir seluruh dunia terutama di perairan yang hangat. Berikut adalah peta persebaran dari Basking Shark:


Versi Florida Museum Natural Histor. Persebaran Basking Shark ditandai dengan yang bewarna merah

Versi Wikipedia. Persebaran Basking Shark ditandai dengan yang bewarna biru.

Mengenai reproduksinya, agaknya para ahli lebih menyakini bahwa Basking Shark adalah ovovivipar. Ukuran Basking Shark kecil berkisar sepanjang satu setengah meteran hingga dua meteran. Sedikit diketahui pula "berapa banyak" Basking Shark kecil yang mampu dibawa oleh sang induk. Hanya saja, menurut wikipedia, pernah ditangkap satu induk Basking Shark membawa 6 calon Basking Shark dewasa. 

Nah, selain berukuran kedua terbesar setelah Whale Shark, Basking Shark sendiri juga lumayan populer di dunia Cryptozoology. Mari kita simak dua berita yang terkenal mengenai penampakkan kriptid (makhluk Cryptozoology) yang ternyata adalah Basking Shark. 

  • Plesiosaurus New Zealand dan Zuiyo-Maru
Pada tahun 1977 Jepang dibuat bingung oleh penemuan aneh yang tidak biasa ditemukan di perairan Jepang. Adalah Zuiyo-maru yang mengangkap bangkai hewan tersebut dari kapalnya.


Bangkai tersebut dianggap adalah bangkai hewan reptil akuatik yang paling terkenal pada zaman Dinosaurs, yaitu Plesiosaurus.


Masalah kedua pun muncul seiring pemberitaan mengenai bangkai misterius tersebut:

Apakah bangkai tersebut memang bangkai Plesiosaurus?

Nah, jika Anda membaca ulasan saya mengenai Bangkai Plesiosaurus Russia, maka Anda akan mendapati bahwa bangkai yang "diduga Plesiosaurus New Zealand dan ditangkap oleh Zuiyo maru" hanyalah bangkai dari Basking Shark.


0 komentar:

Poskan Komentar